Warga Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, sempat resah akibat maraknya aksi begal yang mengintai. Namun, kerja keras kepolisian membuahkan hasil. Satu dari komplotan begal yang meresahkan berhasil diringkus oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lubuklinggau. Penangkapan ini menjadi angin segar bagi masyarakat, meskipun sebagian pelaku lainnya masih buron dan dalam pengejaran aparat.
Pelaku yang berhasil ditangkap berinisial R (20), seorang residivis yang sebelumnya pernah terlibat dalam kasus yang sama. Penangkapan R terjadi setelah polisi melakukan penyelidikan intensif berdasarkan laporan korban dan bukti-bukti yang dikumpulkan dari lokasi kejadian. Keberhasilan ini menunjukkan keseriusan polisi dalam memerangi kejahatan jalanan yang meresahkan warga.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi, mengonfirmasi penangkapan tersebut dan menyatakan bahwa timnya masih terus memburu rekan-rekan R yang lain. “Kami tidak akan berhenti sampai semua pelaku begal yang meresahkan masyarakat Lubuklinggau ini tertangkap,” tegasnya. Komitmen ini memberikan jaminan keamanan bagi warga.
Dari hasil pemeriksaan awal, R mengakui perbuatannya dan juga mengungkap identitas rekan-rekannya yang lain yang saat ini masih dalam pelarian. Komplotan ini diduga telah melakukan beberapa kali aksi begal di berbagai titik di Lubuklinggau, menargetkan pengendara sepeda motor, terutama di area sepi atau pada malam hari.
Modus operandi yang digunakan komplotan begal ini cukup beragam, mulai dari memepet korban, menodongkan senjata tajam, hingga memukul korban untuk merebut kendaraan atau barang berharga lainnya. Keberanian mereka dalam beraksi di jalanan umum menciptakan ketakutan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat berkendara di malam hari atau melalui jalan yang sepi. Masyarakat diminta untuk tidak mengenakan perhiasan mencolok, menyimpan handphone di tempat aman, dan segera melapor ke polisi jika menjadi korban atau melihat tindakan mencurigakan.
Penangkapan satu pelaku ini menjadi langkah awal yang baik dalam memberantas komplotan begal di Lubuklinggau. Namun, tugas polisi belum usai. Fokus kini adalah menangkap sisa pelaku yang masih buron agar keamanan dan ketertiban masyarakat dapat sepenuhnya pulih, dan rasa takut di jalanan menghilang.
