Menjelang puncak perayaan Idul Fitri tahun 2026, mobilitas masyarakat di koridor utama Pulau Sumatera mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Sebagai jalur nadi transportasi darat yang menghubungkan berbagai provinsi, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) menjadi titik fokus utama pengamanan dan pelayanan. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengambil langkah strategis untuk Pastikan Kelancaran Mudik dengan mengerahkan sumber daya manusia terbaiknya di lapangan. Koordinasi lintas sektoral diperkuat guna mengantisipasi berbagai potensi kendala, mulai dari kemacetan panjang di titik-titik rawan, risiko kecelakaan lalu lintas, hingga gangguan kesehatan yang mungkin dialami oleh para pemudik selama perjalanan jauh.
Salah satu pilar utama dalam pengamanan jalur darat ini adalah pengerahan personel ASN Dishub (Dinas Perhubungan) yang ditempatkan di titik-titik krusial sepanjang Jalinsum. Para petugas perhubungan ini memegang peranan penting dalam mengatur manajemen lalu lintas, mulai dari pengalihan arus jika terjadi penumpukan kendaraan, pengawasan kelaikan jalan armada angkutan umum, hingga penyediaan informasi rute alternatif bagi pengendara pribadi. Kehadiran mereka di lapangan berfungsi sebagai pemandu utama bagi para pemudik agar tetap berada pada jalur yang aman dan efisien. Dishub juga menyiagakan alat berat dan mobil derek di area rawan longsor atau tanjakan terjal guna mempercepat proses evakuasi jika terjadi kendala teknis pada kendaraan warga.
Selain aspek kelancaran arus kendaraan, perlindungan terhadap kondisi fisik pemudik juga menjadi prioritas melalui keterlibatan Dinkes Sumut (Dinas Kesehatan). Tim medis dan tenaga kesehatan dari jajaran ASN kesehatan disiagakan pada posko-posko terpadu yang tersebar di sepanjang lintasan. Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan dasar, pemberian obat-obatan darurat, hingga penyediaan unit ambulans yang siap bergerak cepat menuju rumah sakit rujukan terdekat. Penyiagaan tenaga medis ini sangat krusial mengingat kelelahan fisik merupakan salah satu faktor utama penyebab menurunnya konsentrasi berkendara. Dinkes juga memberikan layanan pemeriksaan tekanan darah dan pemberian vitamin gratis guna memastikan para pengemudi tetap dalam kondisi prima sebelum melanjutkan perjalanan.
