Pandemi COVID-19 membawa perubahan drastis dalam banyak aspek kehidupan. Termasuk proses pemakaman jenazah. Di Medan, Sumatera Utara, pemakaman Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona dilakukan sangat ketat. Protokol kesehatan yang ketat wajib dipatuhi.
Proses pemakaman PDP Corona di Medan diatur khusus. Ini untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut. Keselamatan petugas dan masyarakat menjadi prioritas utama. Pemerintah dan tim medis bekerja sama erat.
Tim pemulasaran jenazah yang bertugas dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Mulai dari pakaian hazmat, sarung tangan, masker, hingga pelindung wajah. Mereka dilatih khusus untuk menangani jenazah infeksius.
Setelah meninggal, jenazah PDP langsung dimasukkan ke dalam kantong jenazah khusus. Kantong tersebut bersifat kedap udara dan tidak tembus cairan. Ini untuk meminimalkan risiko penularan virus.
Kemudian, jenazah dibawa ke lokasi pemakaman yang telah ditentukan. Biasanya, lokasi ini adalah area khusus yang terpisah. Dari pemakaman umum lainnya. Pemerintah daerah menyediakan lahan ini.
Proses penguburan dilakukan secepat mungkin. Tanpa prosesi yang berbelit-belit. Hanya keluarga inti yang diizinkan hadir. Itu pun dengan jumlah terbatas dan tetap menjaga jarak fisik.
Keluarga yang hadir wajib mengenakan masker. Serta menjaga jarak aman satu sama lain. Mereka tidak diizinkan menyentuh atau mendekati jenazah secara langsung. Protokol ini sangat ketat.
Petugas pemakaman juga memastikan liang lahat siap. Jenazah diturunkan dengan hati-hati. Kemudian langsung ditutup dengan tanah. Proses ini dilakukan dengan standar kesehatan tinggi.
Setelah selesai, seluruh APD yang digunakan petugas langsung dibuang. Pada tempat sampah medis khusus. Kemudian, petugas wajib melakukan disinfeksi diri secara menyeluruh. Ini demi keselamatan.
Kendaraan yang digunakan untuk mengangkut jenazah juga disemprot disinfektan. Area sekitar pemakaman pun disterilisasi. Semua ini bagian dari upaya pencegahan penularan virus.
Pemerintah Kota Medan terus mengedukasi masyarakat. Tentang pentingnya mematuhi protokol pemakaman ini. Diharapkan tidak ada penolakan dari warga. Karena ini demi kebaikan bersama.
Proses pemakaman ketat ini adalah bentuk ikhtiar. Untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Mari kita hargai kerja keras para petugas. Serta patuhi semua aturan yang berlaku.
